Apa Saja Tips Mengemudi di Malam Hari selama Bulan Puasa?

icon 10 March 2025
icon Admin

Ada beberapa alasan yang membuat seseorang harus mengemudi di bulan puasa saat malam hari tiba. Misalnya adalah bekerja hingga malam dan mudik ke kampung halaman. 

Mengemudi di saat seperti ini mempunyai tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan cara cerdas.

Lantas, bagaimana cara menghadapi tantangan tersebut? Berbagai tips mengemudi dalam ulasan menarik berikut bisa Anda gunakan agar sampai tujuan dengan aman.

Tips Mengemudi di Bulan Puasa saat Malam

Saat malam tiba, konsentrasi cenderung menurun karena badan telah mengalami kelelahan. Hal ini dapat diperparah dengan kondisi puasa yang dijalani saat siang hari. Oleh sebab itu, mengemudi di saat seperti ini bisa menjadi kegiatan yang penuh tantangan.

Namun Anda tak perlu khawatir bila mengalaminya karena ada sejumlah tips yang bisa diterapkan. Berikut tips-tips tersebut.

  • Menjaga Asupan Nutrisi

Langkah pertama yang perlu Anda perhatikan meskipun sedang berpuasa adalah menjaga asupan nutrisi. Dengan asupan nutrisi yang cukup, konsentrasi bisa tetap terjaga sehingga bahaya kecelakaan pun dapat diminimalisir.

Cara menjaga asupan nutrisi ini adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dalam jumlah cukup saat sahur dan berbuka. Selain itu, Anda juga harus memenuhi kebutuhan cairan dalam rentang waktu berbuka hingga sahur, yakni 2 liter sehari.

  • Istirahat Dulu

Mengemudi adalah kegiatan yang melelahkan terutama bila dilakukan dalam jangka waktu panjang, seperti saat mudik. Akibatnya, konsentrasi menurun dan keselamatan pun dapat terancam.

Bila Anda mengalami hal ini, maka jangan segan untuk berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman. Lalu, istirahatlah sejenak. Bila perlu, Anda bisa bermalam di hotel terlebih dahulu dan menjalankan perjalanan keesokan hari.

  • Melakukan Peregangan

Tak hanya kelelahan, mengemudi di bulan puasa saat malam tiba juga bisa membuat tubuh pegal-pegal. Akibatnya, reflek tubuh akan menjadi berkurang sehingga tidak bisa mengantisipasi hal-hal yang terjadi secara mendadak.

Jika Anda merasa tubuh mulai pegal, maka cobalah untuk menepi terlebih dahulu dan melakukan peregangan. Selain itu, Anda bisa berjalan-jalan di sekitar mobil. Dengan demikian, otot-otot yang kaku akan lebih rileks.

  • Menjaga Kebugaran

Mengemudi di bulan puasa, terlebih di malam hari memerlukan kebugaran tubuh yang prima. Terlebih lagi jika Anda menempuh jarak jauh. Dengan kebugaran yang prima, konsentrasi dan reflek tubuh Anda tetap bisa terjaga.

Maka dari itu, Anda perlu melakukan olahraga rutin sebelum berbuka puasa selama 60 menit saja. Selain itu, Anda juga perlu beristirahat dengan cukup sesuai waktu yang dibutuhkan berdasarkan umur.

  • Mengatur Pencahayaan

Jalanan akan menjadi lebih gelap saat malam tiba sehingga dapat membuat Anda kesulitan untuk melihat. Maka dari itu, Anda perlu mengatur pencahayaan agar tetap bisa mengemudi dengan baik.

Bila Anda berada di jalan raya, lampu kota bisa digunakan. Selain itu, bila sedang berada di jalan yang sepi serta kurang penerangan, maka lampu jauh bisa digunakan. Jadi, Anda harus memastikan lampu-lampu tersebut berfungsi dengan baik.

  • Menghindari Jalan Sepi

Memang banyak mobil yang dilengkapi dengan lampu jauh untuk menerangi jalan sepi. Bagaimanapun juga, sebisa mungkin Anda perlu menghindarinya. Jadi, usahakan untuk mencari jalanan yang cukup ramai untuk dilalui.