Ternyata Ini Fungsi Oil Pan di Dalam Mobil
Komponen yang ada di dalam mobil itu bermacam-macam. Salah satunya yakni oil pan. Bak oli atau oil pan adalah tempat atau wadah oli yang digunakan untuk melumasi mesin.
Nah, oli yang ada pada bak oli kemudian akan disedot oleh pompa oli. Kemudian oli bisa melumasi mesin mobil.
Letak Oil Pan
Bak oli ini berada di bawah silinder blok mesin. Atau bisa dibilang ada di bagian paling bawah mesin mobil.
Bentuknya cekung, karena berguna untuk menampung oli. Di bak penampung oli ini, ada sekat bak oli, lobang tempat oil strainer hingga baut pembuangan oli mesin.
Nah, letak bak oli ini satu kesatuan dengan alat pelumas lain. Seperti oil pump, oil filter, dan pick up screen.
Apabila mesin mobil tidak hidup alias tidak sedang dikendarai, maka oli akan berkumpul di bak ini.
Fungsi Oil Pan
Ada tiga fungsi dari bak oli yang harus diketahui. Yakni:
1. Tempat Oli Mesin
Seperti yang telah dibahas pada kolom pengertian, bak oli ini berfungsi untuk menampung oli di mesin mobil.
Apabila mesin dihidupkan, maka oli di bak oli ini bakal disedot. Kemudian oli bakal melumasi mesin mobil. Setelah bersirkulasi, barulah oli ini kembali ke bak oli.
2. Tempat Membuang Oli Mesin
Di bak oli, ada baut pembuangan oli mesin. Fungsi oil pan berikutnya yakni membuang oli melalui saluran tersebut.
Oli yang dibuang ini jika sudah digunakan selama 5.000 sampai 10.000 kilometer. Kemudian oli baru bisa diisikan kembali ke dalam mobil.
3. Menjaga Sirkulasi Oli Mesin
Terakhir, fungsi dari oil pan adalah supaya sirkulasi oli mesin tetap terjaga. Apalagi jika mobil digunakan pada jalan yang tidak rata, alias gruduk-gruduk.
Bak oli ini bisa jadi senjata untuk menjaga mesin tetap berpelumas. Baik ketika sedang melewati jalanan yang naik, maupun turun. Sebab kondisi jalan ini mempengaruhi posisi oli mesin lho.
Kenali Tanda Kerusakannya
Pentingnya fungsi bak oli membuat anda harus berhati-hati dengan komponen satu ini. Ada beberapa tanda bak oli disebut bermasalah, antara lain:
1. Oli Menetes
Apabila mobil tiba-tiba meneteskan oli. Anda harus segera melakukan pengecekan. Sebab bisa jadi ada kebocoran pada bak oli.
Biasanya komponen yang sering bocor ini ada di area sekat seperti gasket. Tak hanya itu, baut penutup bak oli biasanya juga mudah rusak.
Solusinya saat mengganti oli, Anda harus memperhatikan betul bautnya. Bisa jadi terlalu kencang, dan lain sebagainya.
2. Ada Cairan Kental Berwarna Hitam
Selain oli menetes, biasanya ada cairan kental berwarna hitam di sekitar bak oli. Kalau sudah begini, Anda harus membeli bak oli baru untuk mengganti yang lama ya.
3. Oli Cepat Habis
Salah satu indikator oli pada mobil cepat habis adalah adanya kerusakan bak oli. Untuk itu, Anda harus mencari tahu penyebab kerusakan ini. Bisa jadi area sambungan bermasalah, baut atau lem yang kurang baik.
Nah, apabila menemukan permasalahan terkait oil pan, Anda harus cepat membawa ke bengkel resmi suzuki terdekat. Khusus untuk anda yang tinggal di wilayah sekitar sukabumi, Anda bisa mengunjungi website bengkel resmi suzuki di https://www.suzukipusaka.co.id/ supaya masalah bisa cepat tertangani, dan mobil juga lebih nyaman dikendarai.