Mesin Brebet? Ini Ciri Busi Mobil Mulai Lemah dan Cara Ceknya
Saat mobil berhenti di lampu merah atau macet, perhatikan jarum tachometer. Jika RPM naik turun tidak beraturan atau mesin terasa bergetar lebih keras dari biasanya pada posisi stasioner, itu indikasi salah satu silinder tidak bekerja optimal. Busi yang lemah menyebabkan satu silinder mengalami misfire, sehingga sisa bahan bakar yang tidak terbakar membuat putaran mesin tidak rata.
3. Boros Bahan Bakar
Busi yang tidak bekerja sempurna memaksa sistem injeksi menyemprotkan lebih banyak bahan bakar sebagai kompensasi. Akibatnya, konsumsi BBM bisa naik 10 hingga 20 persen tanpa Anda ubah kebiasaan mengemudi. Jika Anda mendapati jarak tempuh per liter menurun drastis dalam waktu singkat tanpa sebab jelas, periksa kondisi busi terlebih dahulu sebelum menyalahkan komponen lain.
4. Sulit Distarter Pagi Hari
Mobil yang biasanya langsung menyala saat distarter pagi hari tiba-tiba perlu waktu lebih lama atau bahkan beberapa kali percobaan. Ini tanda busi sudah aus dan tidak mampu menghasilkan percikan yang cukup untuk membakar campuran udara-bahan bakar dingin. Busi yang sehat harus bisa menyala dengan satu putaran starter dalam kondisi mesin dingin.
Cara Cek Kondisi Busi Secara Mandiri
1. Periksa Visual Ujung Busi
Anda bisa membuka kabel busi atau koil pengapian, lalu gunakan kunci busi 16 mm atau 21 mm untuk melepasnya. Perhatikan warna keramik di sekitar elektroda. Busi sehat berwarna cokelat keabu-abuan atau abu-abu muda.