Mesin Lebih Berisik Setelah Mudik Lebaran, Normal atau Tidak?

icon 23 February 2026
icon Admin

Setelah melakukan perjalanan mudik lebaran Anda merasakan mesin mobil lebih berisik? Kondisi tersebut tidak normal ya. Ada sesuatu yang terjadi pada beberapa komponen Anda. Apa yang terjadi? Dalam artikel ini Anda akan mendapatkan informasinya. 

Penyebab Mesin Mobil Berisik Setelah Mudik Lebaran 

Penyebab dari kondisi mobil yang berisik ini harus segera diatasi agar kerusakan dan masalah tidak semakin melebar. Berikut beberapa penyebab mesin mobil berisik setelah perjalanan mudik lebaran:

  1. Shockbreaker yang Bocor 

Penyebab pertama mengapa mesin mobil berisik setelah mudik lebaran adalah karena shockbreaker yang mengalami kebocoran. 

Suara yang dihasilkan umumnya mendecit. Shockbreaker sendiri berfungsi sebagai penyerap getaran maupun guncangan yang terjadi selama perjalanan. Misalnya karena melewati jalanan berlubang, bergelombang, maupun tidak rata. 

  1. Oli pada Mesin yang Berkurang

Fungsi oli mesin untuk melumasi dan mengurangi gesekan yang terjadi antar komponen mobil. 

Apabila cairan oli sudah berkurang maka kinerjanya pun terpengaruh. Oli tidak bisa mengurangi gesekan, akhirnya muncul suara kasar pada mobil Anda. 

Sumber bunyi bisa Anda dengar dari area atas pengaturan katup. Berkurangnya volume oli biasanya dikarenakan adanya kebocoran. Sehingga oli volumenya menurun atau karena keausan pada ring piston. 

Segera lakukan perbaikan ke bengkel agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. 

  1. Bearing Mobil yang Bermasalah 

Penyebab selanjutnya mobil bersuara aneh setelah mudik lebaran adalah bearing yang rusak. Suara yang dihasilkan seperti mendengung secara terus menerus. Bahkan semakin keras ketika RPM meningkat. 

Di dalam mobil terdapat banyak jenis bearing yaitu idler, tensioner, alternator, water pump, dan kompresor.

Karena itu untuk menemukan sumber masalahnya, Anda perlu ke bengkel agar mekanik membantu Anda. 

Bengkel akan menggunakan sound scope untuk melakukan identifikasi asal suara. 

  1. Komponen Katup Mesin yang Memuai 

Bahan logam yang digunakan untuk membuat batang katup mesin membuatnya bisa memuai jika terpapar suhu tinggi. Untuk mengatasi hal ini mekanik biasanya memberikan celah di katup mesin menggunakan rocker arm dengan ukuran 0,2-0,3 mm. 

Ketika mengaturnya, mekanik perlu memastikan bahwa celah katup tidak terlalu rapat. Kondisi terlalu rapat bisa menyebabkan bunyi karena batang katup yang menekan katup. 

Jarak lebar juga tidak terlalu disarankan karena bisa menyebabkan bunyi yang muncul dari gesekan dengan rocker arm. 

  1. Masalah pada Sabuk Mobil 

Penyebab selanjutnya ada sabuk mobil atau belt yang sudah aus atau kendur. Komponen mesin yang tidak bekerja secara maksimal menyebabkan munculnya suara kasar dan tidak enak untuk didengar. 

  1. Pembakaran Kurang Sempurna 

Kondisi ini bisa menyebabkan knocking yang akhirnya menimbulkan suara berisik dan kasar. Selain karena nilai oktan bahan bakar yang kurang, ruang bakar dengan endapan kotoran juga bisa menjadi penyebabnya. 

Umumnya suara yang dihasilkan mirip ketikan ketika suhu mesin kendaraan mulai panas. 

Merawat Mesin Mobil Setelah Mudik Lebaran 

Untuk menghindari kondisi mesin mobil yang berbunyi aneh setelah mudik lebaran, Anda bisa menerapkan perawatan berikut:

  1. Menggunakan oli yang berkualitas dan sesuai spesifikasi 

  2. Memastikan komponen mesin mendapatkan asupan oli 

  3. Membersihkan kompresor AC yang kotor 

  4. Memperhatikan komponen katup mesin, pastikan tidak terlalu lebar maupun rapat

  5. Melakukan perawatan rutin secara berkala 

Bunyi yang muncul pada mesin mobil setelah perjalanan jauh mudik lebaran bukanlah kondisi yang normal. 

Untuk itu Anda perlu melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kondisi mobil. Lakukan pengecekan di rumah atau jika ingin lebih yakin bisa ke bengkel resmi Suzuki.