Airbag Sudah Mengembang? Jangan Dipakai Lagi, Ini yang Harus Diganti
Banyak pengemudi mengira kantong udara (airbag) yang sudah mengembang akibat benturan dapat dipompa atau dipasang ulang seperti semula. Padahal, perangkat keselamatan ini dirancang murni untuk sekali pakai.
Ketika benturan terjadi dan sensor memicunya, modul airbag telah menuntaskan tugas krusialnya menyelamatkan nyawa.
Namun, membiarkannya tanpa penggantian total atau sekadar mengakali modul lamanya merupakan pertaruhan fatal bagi keselamatan berkendara berikutnya.
Bukan hanya modul utama yang harus diganti baru, sejumlah komponen pendukung seperti sensor benturan, clock spring, hingga panel dasbor yang rusak ikut menuntut peremajaan dengan biaya yang tidak sedikit.
Jangan ambil risiko dengan keselamatan Anda di jalan. Pahami prosedur penggantian komponen airbag yang benar di bengkel resmi agar sistem perlindungan pasif mobil Anda kembali berfungsi sempurna saat darurat.
Apa Saja yang Ikut Diganti Setelah Airbag Mengembang?
Daftar pastinya berbeda untuk tiap mobil dan tiap tingkat benturan, jadi hasil pemeriksaan bengkel yang jadi acuan.
Modul airbag utama yang sudah terpicu sebaiknya langsung segera diganti, hal tersebut karena modul airbag hanya dapat sekali pakai.
Kabel SRS yang diletakan pada bagian setir mobil juga harus segera diganti, karena sinyal pemicu airbag yang sudah dilalui di bagian setir setelah terjadi kecelakaan.
Sama juga dengan komponen unit kontrol SRS dan sensor benturan yang menyimpan data benturan dari kecelakaan, biasanya komponen ini sudah rusak karena tertekan yang berlebih sehingga perlu diganti pada kebanyakan kasus kecelakaan.
Tidak semua benturan memerlukan seluruh daftar itu. Selain itu, kerusakan pada bodi atau rangka di sekitar sensor juga harus dikoreksi, supaya sistem membaca benturan berikutnya dengan benar.
Jalan Pintas yang Perlu Dihindari
Airbag bekas atau tiruan
Harganya menggoda, tetapi asal-usulnya tidak jelas. Modul yang tidak sesuai bisa gagal mengembang saat dibutuhkan, atau mengembang dengan cara yang tidak semestinya.
Jangan sampai Anda sedang nyamannya berkendara sampai-sampai airbag tersebut aktif secara tak sengaja, atau bahkan tidak berfungsi sama sekali saat kecelakaan tengah terjadi.
Hanya mematikan lampu SRS
Lampu peringatan menyala karena sistem tersebut telah mendeteksi airbag yang sudah terpicu atau rusak selama mengalami kecelakaan.
Jika Anda mematikan lampunya tanpa mengganti komponen membuat pengemudi merasa aman padahal tidak, karena itu merupakan peringatan awal yang menandakan bahwa airbag tersebut akan gagal berfungsi secara optimal.
Melapisi Setir Mobil dengan Penutup
Setir yang tampak utuh belum berarti airbag di dalamnya ada dan berfungsi. Jika Anda masih menutup bagian steering wheel menggunakan kain penutup seperti kulit, maka secara tidak langsung juga menutupi kerak tak terlihat yang berfungsi untuk membuka airbag setelah munculnya tekanan saat mengalami kecelakaan.
Langkah yang Aman
- Setelah kecelakaan, jangan sekadar menyalakan mobil dan meneruskan perjalanan. Derek ke bengkel bila perlu.
- Bawa ke bengkel resmi untuk diperiksa. Minta rincian komponen yang diganti dan bukti suku cadang asli.
- Pastikan lampu SRS padam dengan sendirinya setelah perbaikan, bukan lewat trik di lampu.
Perbaikan sistem airbag sebaiknya dikerjakan teknisi dengan suku cadang asli. Pemilik Suzuki di Bekasi bisa berkonsultasi di bengkel Pusaka Motor Utama, dealer Suzuki di Bekasi, melalui https://suzukipusaka.co.id.